KUNJUNGAN KEPALA KPKNL BANDA ACEH KE PEMKAB ACEH BESAR

Jantho, Aceh Besar – Tim Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Banda Aceh melakukan kunjungan ke Pemerintah Kabupaten Aceh Besar (19/08/2015).

Tim KPKNL terdiri dari Kepala KPKNL Banda Aceh Acep Hadinata, Kepala Seksi Pelayanan Lelang Bambang Santoso, Pejabat Lelang Erni Hayati Nasution serta beberapa pegawai KPKNL Banda Aceh. Kunjungan memiliki tujuan untuk silaturrahmi, penggalian potensi lelang dengan Kepala Dinas Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (DPKKD) serta melaksanakan Lelang Noneksekusi Wajib Barang Milik Daerah berupa 20 (dua puluh) paket sapi Limausin dan Simental milik Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Tim KPKNL diterima oleh Kepala DPKKD Kabupaten Aceh Besar Iskandar.
Ada pepatah mengatakan “Every successful individual knows that his or her achievement depends on a community of persons working together”. Hal inilah yang dipegang teguh oleh Acep Hadinata selaku kepala KPKNL Banda Aceh. Pada kunjungan kerja tersebut, Acep Hadinata memberikan penjelasan terkait metode penjualan melalui lelang serta keuntungan yang didapatkan. Iskandar menyambut baik karena ini adalah kali pertama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melakukan penjualan BMD melalui prosedur lelang.
Selanjutnya Tim KPKNL meninjau lokasi objek barang yang akan dilelang. Pejabat Lelang, Erni Hayati Nasution melihat secara langsung 20 (dua puluh) ekor sapi jenis Limausin dan Simental yang sedianya akan dilelang pada hari itu. Lelang dimulai dengan verifikasi peserta lelang yang dilakukan oleh Bendahara Penerimaan KPKNL Banda Aceh serta tim Asisten Pejabat Lelang. Tercatat sekitar 200 (dua ratus) penyetor diterima untuk mengikuti lelang 5 (lima) penyetor lainnya yang sudah menyetor uang jaminan dinyatakan ditolak karena tidak dapat memenuhi kelengkapan administrasi serta terdapat kesalahan dalam penyetoran uang jaminan.
Lelang dibuka dengan sambutan dan penjelasan terkait objek lelang oleh Kepala Bidang Aset DPKKD Pemerintah Kabupaten Aceh Besar Rafzan Amin bertindak selaku Penjual. Rafzan menyampaikan bahwa dari 20 (dua puluh) objek yang akan dilelang, 2 (dua) objek dibatalkan karena 1 (satu) objek dinyatakan mati dan 1 (satu) objek lainnya dinyatakan tidak sehat.
Jalannya penawaran lelang berlangsung dengan seru. Erni Hayati Nasution selaku Pejabat Lelang sangat persuasif dalam menawarkan objek lelang. Penawaran lelang berlangsung dengan metode lisan naik-naik. Seluruh peserta lelang yang ikut serta sangat antusias dalam melakukan penawaran. Dari 18 objek yang dilelang, seluruhnya laku.
Diharapkan ke depannya makin banyak barang dengan karakteristik yang beragam untuk dijual dengan menggunakan metode lelang. Lelang konvensional maupun lelang e-auction menjadi salah satu layanan unggulan KPKNL. Semakin besar potensi lelang yang tergali maka semakin besar pula potensi penerimaan negara berupa PNBP yang dapat dihasilkan melalui lelang. (Penulis/Foto: Guntur Priadi/ Emil Agusta, Meyzar Ahmad, Seksi Hukum dan Informasi KPKNL Banda Aceh)

Read previous post:
RINGKASAN DPA-P 2015

 NO NAMA SKPD LIHAT 1 Dinas Pendidikan  Lihat 2 Kantor Pembinaan Pendidikan Dayah  Lihat 3 Dinas Kesehatan  Lihat 4 Rumah...

Close